Sunday, January 16, 2005

SEPENGGAL KISAH TENTANG CITA-CITA

waktu masih kecil dulu pasti sering ditanya, "kalau udah besar mau jadi apa?" dan seperti kebanyakan anak kecil jawaban saya pasti berubah-ubah. pernah kepengin jadi dokter, perawat [karena kecanduan baca komik candi-candi], guru, astronom [saking ngefans-nya ama karlina leksono calon astronot perempuan indonesia yang batal berangkat ke luar angkasa dan seneng liat dan belajar rasi bintang] sampai jadi insinyur pertanian [lho kok? saya juga nggak ngerti darimana ide itu berasal].
waktu smu saya bercita-cita ingin jadi diplomat, saking kepenginnya sampe dibelain masuk jurusan ips karena ada pelajaran tata negara, antropobiologi, sosiologi dan segala sesuatu yang berbau ilmu sosial dan kepemerintahan. padahal nyokap pengen banget saya masuk ipa biar bisa jadi dokter. sayang, saya gagal umptn dan nggak bisa masuk H.I Unair. akhirnya saya memutuskan untuk beralih profesi menjadi psikolog [gara-gara suka baca majalah dan ngefans ama pengasuh rubrik curhat dan penulis rubrik psikologi]. dalam imajinasi saya, yang namanya psikolog itu keren banget dah, punya ruang konsultasi yang ada sofanya trus kliennya tiduran disitu sambil cerita masalahnya dan sang psikolog memecahkan masalah itu. wih, rasanya jagoan banget gitu loh. ternyata setelah belajar psikologi, saya benar-benar jatuh cinta sama ilmu itu, apalagi ketika mulai praktek melakukan tes psikologi, bikin laporan hasil analisa tes, berkunjung ke rumah sakit jiwa, jadi asisten terapi [dan punya klien kecil yang nakal tapi saya sayang banget], jadi asisten guru playgroup, bergaul dan ikut ngamen sama anak-anak jalanan dalam rangka tugas live in, maen ke lp perempuan dan masih banyak lagi pengalaman seru yang saya dapet.
setelah melalui perjuangan yang panjang dan akhirnya lulus, rasanya wajar jika kemudian saya berharap bisa bekerja di bidang human resources walaupun psikologi adalah human science yang bisa diterapkan di semua bidang pekerjaan [kecuali yang berhubungan dengan mesin deh]. setelah kirim lamaran kemana-mana, melalui berbagai proses seleksi kerja alhamdulillah saya nggak nganggur terlalu lama. sayangnya, pekerjaan yang saya miliki sekarang bukan yang sesuai dengan cita-cita saya dan saya merasa ini bukan bidang saya banget. trainingpun saya jalani tanpa hati, hanya fisik dan pikiran saya yang ada disana, akibatnya saya sering kena marah karena malas belajar dan tidak berkembang. semakin bencilah saya dengan pekerjaan itu [padahal memang masalahnya ada di saya].
ibu saya mengajarkan saya untuk ikhlas, beliau bilang kalau saya nggak pasrah cobaan itu nggak akan pernah selesai. ayah saya bilang, seharusnya saya bersyukur karena diluar sana banyak orang yang nggak seberuntung saya dan beliau dengan bangga memamerkan kepada teman-teman dan semua orang yang dikenalnya tentang pekerjaan saya sebagai frontliner di sebuah bank swasta yang terkenal dengan service-nya yang bagus. pacar saya mengatakan bahwa saya yang harus beradaptasi dengan lingkungan, bukan lingkungan yang harus mengerti saya. "setahun aja deh kamu bertahan. abis itu kamu ngelamar ke bank lain gampang." ujar sahabat saya yang bekerja di perusahaan yang sama. "ngelamar di bank lain jadi frontliner lagi?" sahut saya. sungguh saya nggak sanggup jadi frontliner, sulit sekali buat saya untuk bisa memanage diri dan mood agar tetap ramah dan sabar melayani semua jenis customer. saya juga nggak bisa menjual sesuatu yang saya tahu nggak ada keuntungannya untuk customer. sungguh, itu bukan bidang saya, saya juga heran kenapa bisa lulus psikotes.
kadang saya kesal dengan mereka karena menganggap bahwa mereka tidak mengerti perasaan saya. tapi saya juga sadar bahwa seharusnya memang saya bersyukur punya pekerjaan dengan gaji yang lumayan untuk hidup sehari-hari. dan orang-orang terdekat saya hanya ingin membesarkan hati dan memberi semangat agar saya tidak menyerah begitu saja. tapi karena dasarnya saya memang keras kepala dan egois, saya merasa tidak puas dengan apa yang saya miliki. but, i'm not the right person for that job. saya masih menyimpan cita-cita punya ruangan dengan sofa dan klien yang berbaring menceritakan masalahnya. saya merindukan masa-masa melakukan tes psikologi pribadi maupun klasikal. saya suka bikin laporan analisa hasil tes psikologi dan observasi lalu mengetahui bahwa orang tersebut memiliki kepribadian seperti ini. saya sangat mencintai dunia itu walaupun saya tau lingkup kariernya terbatas. jarang seorang hrd staf bisa jadi branch manager sebuah bank tapi tidak sedikit sales yang bisa jadi pimpinan.
haruskah saya lepaskan cita-cita saya? entahlah, deep inside jelas saya nggak rela. mencari pekerjaan baru sesuai dengan impian dan hasrat saya adalah hal yang sangat saya inginkan, tapi saya baru bekerja beberapa bulan di tempat tersebut dan tentunya bakal jadi nilai minus di mata rekruiter. bertahan setahun di tempat itu takutnya keburu ijazahnya nggak laku dan nanti kalau ngelamar kerja ya jatohnya di bidang itu lagi. saya ingin kerja dengan hati, ingin bisa mencintai pekerjaan saya, ingin bisa pulang kerja dengan tersenyum lebar [bukan dengan derai air mata yang hampir tiap malam terjadi sejak saya kerja di tempat itu] dan bilang kepada dunia, "Thank God, i love this job!"

-if you want to be a princess, you have to believe that you are a princess (princess mia-princess diary: royal engagement)-


posted by -nia- @--}--- Sunday, January 16, 2005 l




:: Profile ::

Nia/Female/21-25. Lives in Indonesia/East Java/Sidoarjo, speaks Indonesian and English. Eye color is black. I am great looking. I am also confident. My interests are reading, movies, make friends/writing, music, party.
This is my blogchalk:
Indonesia, East Java, Sidoarjo, Indonesian, English, Nia, Female, 21-25, reading, movies, make friends, writing, music, party.


:: Fellows ::


Blogroll Me!

:: Shout box ::

:: 10 most recent entries ::

Indonesia Menangis
aku emang seperti ini
Yang Terbaik Bagimu (Jangan Lupakan Ayah) - Ada Ba...
My Graduation Pictures
Kenangan Sebuah Cinta
My Weekend
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1425 H
rest in peace my idol
Your Heart Will Lead You Home
anarki di bulan ramadhan

:: Archieves ::

November 2003
December 2003
January 2004
February 2004
March 2004
April 2004
May 2004
June 2004
July 2004
September 2004
October 2004
November 2004
December 2004
January 2005
February 2005
March 2005
April 2005
May 2005

:: Guest ::



:: Credits ::

blogskins
bloglet
okcounter
doneeh

Solidaritas untuk anak Indonesia




BlogFam CommunityFeedback by backBlog
Listed on BlogShares
Listed on Blogwise
MyShoutbox.com - Free Shoutbox!Powered by Blogger
Link to ClockLink.com

Design