Sunday, July 11, 2004

jangan beri aku narkoba - alberthiene endah

"orang-orang menyalahkan saya dan mengatakan saya gadis liar.
saya bilang, saya melihat ayah memukuli ibu hingga berdarah.
orang-orang menyalahkan saya dan mengatakan saya gadis pemberontak.
saya bilang, saya melihat ibu saya pengecut di depan ayah saya.
orang-orang menyalahkan saya dan mengatakan saya gadis tak punya tata krama.
saya bilang, saya melihat ayah saya meniduri gadis muda, dan ibu saya ditiduri pria muda.
orang-orang menyalahkan saya dan mengatakan saya gadis pembangkang.
saya bilang, di rumah saya semua orang menyembunyikan kesalahan.
orang-orang menyalahkan saya dan mengatakan saya lesbian.
saya bilang, saya membenci laki-laki dan saya menyesali perempuan.
orang-orang bilang saya jadi lesbian karena dendam.
saya bilang, cinta itu memang ada. saya temui pada perempuan.
orang-orang menyalahkan saya dan mengatakan saya korban narkoba.
saya marah dan bilang narkoba hanya jadi kambing hitam atas tragedi kompleks dalam batin saya."

"jangan salahkan narkoba. jangan jadikan dia satu-satunya kesalahan. sebab ketika kalian menyudutkannya sebagai satu-satunya kesalahan mutlak, kalian telah melupakan kesalahan lain yang lebih berbahaya. manusia. dan segala nurani bobroknya. masalah saya belum selesai. dan mungkin tidak akan pernah selesai. orang-orang yang merasa bertata krama, berbudi luhur, dan tidak menyentuh narkoba sudah kepalang sibuk menghabiskan waktu untuk memberantas bubuk itu dan lupa meneropong hati kami satu-satu.
maka, akan selalu ada orang-orang seperti saya. remaja yang bingung hendak lari kemana ketika masalah datang membelit. jangan salahkan narkoba. karena barang itu ada, ketika empati manusia tidak ada. siapa lebih dulu masuk, narkoba atau empati. saya lebih dulu menggapai narkoba. sebab tak ada empati pada orangtua saya. sekarang saya menjadi orang yang salah. dan mereka sibuk mengangkat saya dari keadaan yang mereka anggap salah. mereka tidak sadar, kesalahan bersumber dari diri mereka. tapi siapa yang akan mendengar saya? sampai kapan pun saya akan berada pada kehidupan yang salah, dengan atau tidak dengan narkoba.
saya dipisahkan dari narkoba. dimasukkan ke panti. dikarantina.
dan orangtua saya masih bebas merdeka dengan akhlak yang celaka.
bukankah sama saja?"

"saya benci sekolah (hah!). saya benci diajar. saya benci orang-orang yang tak saya kenal memerkosa hampir setengah dari hari saya (setengah hari aja udah dianggap sebagai bentuk pemerkosaan, apalagi anak yang sekolahnya full day!) membentuk isi kepala saya dengan pola yang menurut mereka paling benar."

novel "jangan beri aku narkoba" karangan alberthiene endah ini bercerita tentang arimbi, gadis pecandu narkoba yang kecewa dengan kehidupannya dan dengan penuh kesadaran diri ia membawa dirinya menjadi pecandu narkoba dan menemukan bahwa ia seorang lesbian. segala macam konflik yang dihadapi arimbi dituturkan dengan gaya tutur flashback. alurnya sederhana, tapi kompleks. kata-katanya lugas tapi tetep apik. walaupun tidak terlalu tebal tapi buku ini bukan bacaan teman minum teh, nyaris bisa dibilang buku psikologi yang dikemas dalam bentuk fiksi. walaupun tokoh utamanya remaja, tapi buku ini mungkin lebih cocok dibaca oleh orangtua atau calon orangtua (perhatikan kata orangtua! bukan ibu, bukan ayah! tapi orangtua! satu paket lengkap!) karena justru faktor keluargalah yang dapat mendorong seorang anak (bahkan anak dari keluarga "baik-baik") mengalami suatu masalah dan akhirnya menganggap narkoba sebagai malaikat penolong. must have item buat para pecinta novel dalam negeri.

-girl just wanna have fun-

posted by -nia- @--}--- Sunday, July 11, 2004 l




:: Profile ::

Nia/Female/21-25. Lives in Indonesia/East Java/Sidoarjo, speaks Indonesian and English. Eye color is black. I am great looking. I am also confident. My interests are reading, movies, make friends/writing, music, party.
This is my blogchalk:
Indonesia, East Java, Sidoarjo, Indonesian, English, Nia, Female, 21-25, reading, movies, make friends, writing, music, party.


:: Fellows ::


Blogroll Me!

:: Shout box ::

:: 10 most recent entries ::

tragedi lunch di foodcourt
alhamdulillah
cinta yang agung
i miss my best friends
cerpen
Because of You If ever you wondered if you touc...
my old pals
koleksi nama nih
belajar menghargai orang lain
cari kerja itu susah ya...

:: Archieves ::

November 2003
December 2003
January 2004
February 2004
March 2004
April 2004
May 2004
June 2004
July 2004
September 2004
October 2004
November 2004
December 2004
January 2005
February 2005
March 2005
April 2005
May 2005

:: Guest ::



:: Credits ::

blogskins
bloglet
okcounter
doneeh

Solidaritas untuk anak Indonesia




BlogFam CommunityFeedback by backBlog
Listed on BlogShares
Listed on Blogwise
MyShoutbox.com - Free Shoutbox!Powered by Blogger
Link to ClockLink.com

Design